Inovasi Jadi Kunci, Disdukcapil Kolaka Utara Borong Tiga Penghargaan Bergengsi di Sultra
Konsistensi dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan inovatif membuahkan hasil manis bagi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kolaka Utara. Instansi ini sukses memborong tiga penghargaan bergengsi pada ajang penilaian kinerja Disdukcapil se-Sulawesi Tenggara yang digelar di Hotel Sahid Azizah Kendari, Selasa Lalu.

Ketiga penghargaan tersebut masing-masing untuk kategori perekaman KTP elektronik tertinggi, penerbitan akta kelahiran tertinggi, dan inovasi pelayanan tertinggi. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sultra Ir. Hugua bersama Dirjen Dukcapil Kemendagri Dr. Teguh Setyabudi kepada Kepala Disdukcapil Kolaka Utara Drs. Buhari.
Kepada awak media, Buhari menuturkan keberhasilan itu tak lepas dari penerapan berbagai inovasi pelayanan yang dikembangkan selama beberapa tahun terakhir. Salah satu yang paling menonjol adalah SILAKU O2T (Sistem Layanan Adminduk Kolaka Utara Offline Online dan terintegrasi) yang kini memiliki 14 subinovasi di dalamnya.
“Inovasi ini dirancang agar pelayanan adminduk lebih cepat, efisien, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan,” jelas Buhari saat di temui Kamis (6/11).
Berkat terobosan tersebut, Kolaka Utara berhasil melampaui target nasional di hampir semua indikator utama.Perekaman KTP-el mencapai 99,55% (target nasional 99,4%).Akta kelahiran juga 99,55% (target nasional 99%).Kartu Identitas Anak (KIA) tercapai 63%, melebihi target nasional 62%.
“Semua indikator utama kita sudah di atas rata-rata nasional. Ini hasil dari kerja keras tim dan kesadaran masyarakat yang semakin tinggi dalam mengurus dokumen kependudukan,” ujar Buhari penuh bangga.
Namun demikian, ia mengakui masih ada satu layanan yang belum maksimal, yakni Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang baru mencapai 5,6 persen dari target nasional 30 persen.
“Kendalanya karena masih banyak masyarakat kita yang belum memiliki HP Android dan keterbatasan jaringan internet di pedesaan,” ungkapnya.
Buhari juga menilai kesadaran masyarakat Kolaka Utara dalam melaporkan akta kematian kini semakin meningkat.“Mereka mulai paham bahwa kalau tidak dilaporkan, data almarhum masih aktif di kartu keluarga. Jadi ini sudah mulai jadi kesadaran baru,” katanya.
Meski telah menorehkan prestasi gemilang, Disdukcapil Kolaka Utara tak ingin berpuas diri. Buhari menegaskan jajarannya akan terus memperbaiki kualitas pelayanan dan terbuka terhadap kritik masyarakat.
“Kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Masyarakat bisa langsung menyampaikan masukan lewat WhatsApp di 0811-457-408, dan akan segera ditanggapi oleh admin pengaduan,” Tutupnya.(Lea)